19June2018

You are here: Beranda >> Berita >> Info Aktual >> BBP2TP dan BPTP Balitbantan Babel Dorong Basel Sukseskan LTT April-September 2018
bannerslider
bannerslider3

Berita Terkini

BBP2TP dan BPTP Balitbantan Babel Dorong Basel Sukseskan LTT April-September 2018

TOBOALI – Balai Besar Pengkajian Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP), Badan Litbang Pertanian, Kemtan dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Upaya Khusus (Upsus) Padi,Jagung dan Kedele (PJK) Periode April- September 2018 Kabupaten Bangka Selatan. Rakor ini berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Bangka Selatan, Jumat (25/05). Hadir dalam kesempatan ini, Kepala BBP2TP sekaligus Penanggungjawab UPSUS di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Harris Syahbuddin, Kepala BPTP Balitbangtan Babel Wahyu Wibawa, Asisten I Setda Bangka Selatan, Asri Husman, Kepala

SMK PP Sembawa Sumatera Selatan Mattobi’i sekaligus penanggungjawab alsintan pada kegitan UPSUS di Babel, Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikan Bangka Selatan Suhadi, Kabid Prasarana, Sarana Pertanian Dan Penyuluh Pertanian Pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Asdianto, Tim Upsus PJK BPTP Balitbangtan Babel Suharyanto, Komandan Kodim (Dandim) 0413/Bangka, Letkol Inf Arm Rizki Budianto beserta seluruh pejuang Upsus Bangka Selatan seperti, Anggota Babinsa Damdim 0413 Bangka, para camat, para kepala desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), mantri tani beserta sejumlah tokoh masyarakat petani se Kabupaten Bangka Selatan.

Kepala BBP2TP sekaligus Penanggungjawab UPSUS di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Harris Syahbuddin menyampaikan bahwa Rakor Upsus PJK Periode April- September 2018 di Kabupaten Bangka Selatan ini memang dilaksanakan dalam rangka mendorong target Luas Tambah Tanam (LTT), dan oleh sebab itu semua stakeholder pun harus memahami siapa pemain utama dan pendukung untuk mensukseskan LTT tersebut. Rakor Upsus ini juga sekaligus mengingatkan kepada seluruh stakeholder pertanian di Negeri Junjung Besaoh bahwa berbagai prasarana pendukung sudah tersedia dan dibantu oleh pemerintah kepada masyarakat seperti cetak sawah 8.900 hektar, alsintan sampai ratusan jumlahnya, benih, pupuk, irigasi dan sebagainya. Dan jika kemudian ada permasalahan dalam pengelolaan pertanian tersebut khsususnya juga di Bangka Selatan, maka tentu harus di selesaikan secara bersama-sama secara bertahap, karena tidak bisa serta merta (sumber: BPTP Babel dalam Babel Pos)

 

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn