18August2018

You are here: Beranda >> Berita >> Info Aktual >> Mengenang Pengabdian Lewat Orasi Purna Bakti
bannerslider
bannerslider3

Berita Terkini

Mengenang Pengabdian Lewat Orasi Purna Bakti

Pengabdian menorehkan sejarah. Begitu pula bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS yang telah memasuki masa purna bakti. Perjalanan karirnya telah mencatatkan sejarah pengabdian melalui karya-karya hasil kerjanya. 

Hari Kamis ini (31/5/2018), BBP2TP menyelenggarakan acara Orasi Purna Bakti bagi dua peneliti yang telah memasuki masa pensiun per 1 Juni besok, yaitu Ir. Rachmat Hendayana, MS dan Ir. Ade Supriatna, MS. Selain peneliti, acara ini sekaligus sebagai ajang perpisahan bagi tenaga pustakawan yang juga telah memasuki masa pensiun, yaitu Saefuddin atau yang lebih akrab dipanggil Udin.

Orasi ini dihadiri bukan saja oleh peneliti, penyuluh, pejabat fungsional lain dan pegawai BBP2TP, namun juga dihadiri oleh peneliti dari UK/UPT Balitbangtan lingkup Cimanggu dan juga dari BPTP DKI Jakarta.

Yang membuka acara adalah Kepala Bagian Tata Usaha (TU) yang mewakili Kepala BBP2TP. Dinyatakan bahwa perpisahan ini hanyalah secara administrasi, sedangkan rasa kekeluargaan dan dilaturahmi harus tetap dijaga sebagai keluarga besar BBP2TP. Lebih lanjut diharapkan, topik orasi yang disampaikan dapat menjadi motivasi, inspirasi dan pembelajaran bagi generasi muda.

Topik yang disampaikan Ir. Rachmat Hendayana, MS sangat erat kaitannya dengan isu hangat Agriculture 4.0. Beliau mengaitkan sistem diseminasi untuk menghilirkan inovasi pertanian di era disrupsi yang dapat dipandang sebagai peluang dan tantangan. 

“Keberhasilan diseminasi dalam era disrupsi menuntut peningkatan kompetensi peneliti dan penyuluh utamanya terkait dengan kemampuan dasar atau basic skill, penelitian, teknologi komersialisasi inovasi, dan kemampuan dalam merespon perubahan global”, tegasnya dalam kesimpulan naskah orasi.

Sementara topik yang dibawakan Ir. Ade Supriatna, MS mengenai pengalaman beliau dalam melakukan kajian usaha tani atau farming system. Mengawali paparannya, dijelaskan perbedaan penelitian dan pengkajian. Selanjutnya, disampaikan kiat-kiat melakukan pengkajian on-farm. Salah satunya adalah perlu memiliki motivasi agar berguna bagi orang lain sebagai sarana ibadah pada Allah swt. 

Apa yang disampaikan oleh keduanya dalam orasi ini sebenarnya hanyalah sedikit pengalaman yang dibagi pada generasi penerus. Namun kebersamaan selama bekerja dan berkarya bersama akan menjadi kenangan yang tidak terlupakan.

Acara orasi kemudian ditutup dengan pemberian ucapan kepada ketiganya. Selamat menjalani masa purna bakti, Pak! (vwh)

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn