14November2018

You are here: Beranda >> Berita >> Info Aktual >> ISU PENGEMBANGAN KAWASAN PERTANIAN BERBASIS KORPORASI MEMBINGKAI TIGA KEGIATAN STRATEGIS LINGKUP BBP2TP
bannerslider
bannerslider3

Berita Terkini

ISU PENGEMBANGAN KAWASAN PERTANIAN BERBASIS KORPORASI MEMBINGKAI TIGA KEGIATAN STRATEGIS LINGKUP BBP2TP

Bertempat di RR Display Puslitbang Perkebunan, Selasa (6/11/2018) dilaksanakan pembukaan Workshop Koordinasi dan Seminar Karya Tulis Ilmiah Kegiatan Kebijakan Pembangunan Kawasan Pertanian dan Wilayah Perbatasan Tahun 2018.   Berkesempatan hadir memberikan arahan Kepala Balitbangtan, Prof.Dr. Andi Muhammad Syakir.

Worshop tersebut meliputi 3 kegiatan strategis, yakni (1) Pendampingan Kawasan Pertanian Nasional;  (2) Dukungan Inovasi Teknologi di Wilayah Perbatasan, (3) Dukungan Inovasi dan Pendampingan dalam Pengembangam Model Kawasan Rumah Pangan Lestari.  Dengan adanya penggabungan 3 kegiatan tersebut, pada acara ini serentak dihadirkan para penanggung jawab dari 33 BPTP.

Isu pengembangan kawasan pertanian berbasis korporasi membingkai tiga kegiatan strategis lingkup BBP2TP pada acara pembukaan. Narasumber dari Biro Perencanaan dihadirkan.  Isu korporasi petani menjadi isu sentral karena permasalahan kelembagaan petani selama ini masih perlu dicarikan solusinya.  Di era induatrialisasi dan modernisasi pertanian yang diusung Kementerian Pertanian, isu korporasi petani menyentuh pada beberapa isu utama, antara lain: skala usaha petani kecil, posisi tawar petani yang lemah, berkutat di permasalahan on-farm, dan peningkatan kesejahteraan yang lambat.  Narasumber menyatakan bahwa mengkorporasikan petani adalah dengan cara peningkatan skala usahatani, daya saing, nilai tawar dan industrialisasi hulu hilir.

Para pemakalah yang berasal dari BPTP dari 33 Provinsi dihadirkan untuk mempresentasikan perkembangan implementasi kegiatan dan permasalahan yang dihadapi di depan para pembahas antara lain: DR. Rubiyo, Dr. Bachtar Bakrie, Dr. Yusron, Dr. Yudi Sastro, Dr. Lira Meilina, Ir. Mewa Ariani, MS, Ir. Agus Muharam, MS, dan Rachmat Hendayana, MS.

Worskhop ini oleh Kepala Balitbangtan diapreasiasi sebagai bentuk pembinaan karya tulis ilmiah senior kepada yonior dalam memelihara penciri scientific recognition.

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn