22October2018

You are here: Beranda >> Berita >> Info Aktual >> Perdalam Pemahaman Aturan Jabfung Peneliti Terkini , BBP2TP Lakukan Sosialisasi
bannerslider
bannerslider3

Berita Terkini

Perdalam Pemahaman Aturan Jabfung Peneliti Terkini , BBP2TP Lakukan Sosialisasi

Jabatan fungsional peneliti merupakan suatu jabatan fungsional dalam kegiatan penelitian.  Di lembaga penelitian, jabfung peneliti ini sudah sangat familiar.  Ada 4 jenjang jabfung peneliti yaitu peneliti ahli pertama, peneliti ahli muda, peneliti ahli madya dan ahli peneliti utama. Untuk menduduki dan naik pangkat jabatan, seorang peneliti mesti mengikuti syarat dan capaian tertentu, yang diatur dalam Peraturan Menteri. 

Tahun 2018 ini telah diterbitkan Permenpan Reformasi dan Birokrasi RI No. 34 tahun 2018 tentang Jabatan Fungsional Peneliti. Untuk menyamakan persepsi dan memperdalam pemahaman mengenai aturan baru itu, maka pada Senin (8/10) BBP2TP melakukan sosialisasi Permenpan  tersebut di Ruang Bisbul yang diikuti oleh sekitar 20 orang peneliti  dan staf kepegawaian.  Sosialisasi ini dibuka oleh Kepala BBP2TP Dr. Haris Syahbuddin, DEA yang menyampaikan bahwa tantangan menjadi peneliti kian besar dan harus memiliki kompetensi yang tinggi. 

Sosialisasi disampaikan oleh Dr. Rubiyo selaku Ketua TP2U BBP2TP.  Beberapa perubahan mendasar diantaranya : penilaian kinerja jabfung berdasarkan SKP, pencapaian angka kredit kumulatif berdasarkan Hasil Kerja Minimum (HKM), periode pemenuhan HKM selama 4 tahun, peneliti harus berpendidikan S2 serta setiap kenaikan jenjang harus mengikuti ujian kompetensi.  Para peserta tampak serius mendengarkan paparan dan diskusi setelahnya pun berlangsung hangat. 

Peneliti diharapkan dapat memegang peranan penting dalam pembanguna  pertanian Indonesia.

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn