17December2018

You are here: Beranda >> Berita >> Info Aktual >> PELAJAR PONPES SAMBANGI TAGRINOV BBP2TP UNTUK BELAJAR AKUAPONIK
bannerslider
bannerslider3

Berita Terkini

PELAJAR PONPES SAMBANGI TAGRINOV BBP2TP UNTUK BELAJAR AKUAPONIK

 

Sebanyak 13 siswa didampingi 5 guru dari Pondok  Pesantren  Nurul ‘Aini, Kec. Larangan, Tangerang Timur, Prov. Banten mengunjungi Taman Agro Inovasi (Tagrinov) BBP2TP pada Jum’at (5/10/18).  Kunjungan tersebut adalah yang kedua kalinya, setelah beberapa waktu lalu para Guru dari Pondok Pesantren tersebut datang untuk memperdalam bertani hidroponik.  Maksud dari kunjungan kali ini adalah untuk mengetahui teknik pengelolaan akuaponik, mengingat tingginya kebutuhan pondok tersebut akan penyediaan pangan mandiri sebagai sumber protein bagi para santri.

Rombongan yang dipimpin Ibu Sri, diterima oleh Penyuluh Senior BBP2TP, Ir. Sad Hutomo, MSi dan Kasie PHP BBP2TP.  Sri yang merupakan guru ponspes menyatakan antusiasmenya mereka untuk kembali datang ke BBP2TP.

“Hasil dari belajar hidropik disini kami sudah bisa panen sayur kangkung hidroponik di selasar masjid,” demikian Ibu Sri menyampaikan dengan penuh bangga.

Oleh Tim Tagrinov, rombongan diberi pengayaan materi hidroponik, akuaponik, dan berkesempatan panen beberapa sayuran yang sudah siap dipanen, antara lain kol dan  terong yang bisa menjadi buah tangan para santri.

Akuaponik adalah teknik gabungan antara bertanam secara hidroponik dengan memelihara atau beternak ikan (akuakultur). Kotoran dan sisa makanan ikan digunakan menjadi pupuk bagi tanaman sekaligus menjernihkan air kolam ikan.

“Anak-anak pondok menyukai lele, karena itu kami akan mulai merintis membuat akuaponik, agar kebutuhan sumber protein lele santri bisa kami penuhi sendiri,” pungkas Sri.

Sebagaimana diketahui, pesantren memiliki peran strategis yang dipercaya mampu mendukung pembangunan perekonomian nasional.  Basis pemberdayaan ada di pesantren karena pesantren tidak hanya menyiapkan ulama saja, akan tetapi juga melahirkan generasi santri mandiri.  Selain itu, pesantren turut mendukung program ketahanan pangan pemerintah dan pengembangan bisnis syariah karena umumnya usaha yang dikembangkan bergerak di sektor pertanian, perikanan dan sektor lainnya yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pesantren. (ENW)

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn